Di saat matahari menyapa dengan penuh kehangatan
Kehangatannya terasa begitu indah
Petani itu tersenyum dengan penuh makna
Tak ada yang bisa memahami kecuali mereka sendiri
Hempasan pedang terik matahari Takkan bisa menjadi peluntur semangat mereka dalam bekerja
Bekerja dengan penuh keikhlasan Demi melihat orang yang mereka cintainya tersenyum bahagia
Bahkan kadang-kadang meraka di tertawai dengan pekerjaan mereka
Apakah mereka mebalasnya? Tidak sama sekali, mereka hanya tersenyum Ya Cuma tersenyum
Bahkan mereka bangga dengan pekerjaannya
Ya bangga karena bisa memberikan sesuatu yang halal bagi keluarganya
Dalam setiap tetesan keringat Mereka selalu bersyukur atas kehidupan ini
Mereka memahami tanpa gerak mereka dunia akan berhenti
Dunia memerlukan penghuni seperti mereka
Tapi kenapa juga masih ada orang yang menghina mereka?
Sesungguhnya mereka itu tidaklah pernah hina
Yang hina itu orang-orang yang dalam perjalan hidupnya Selalu mengikat leher rakyat jelata seperti mereka itu
Mereka itulah petani yang bekerja dengan penuh keberanian
Demi terwujudnya roda kehidupan ini
Tak bisa di bayangkan, akan seperti apa kehidupan kita tanpa mereka
Apakah mungkin perut kita bisa terima batu? Sama sekali tidak bisa
Pahamilah arti keberadaan mereka dalam hidup ini
Maka kita akan benar-benar mencintai mereka
Mereka itu di anugrahkan kunci kehidupan oleh sang kuasa
Apakah mata kita akan sanggup untuk melihat tanah ini gersang tanpa adanya kehijauan?
Gerak mereka adalah banyangan kita
Senyum mereka adalah hati kita
Ayunan tangan mereka adalah nafas kita.
No comments:
Post a Comment