Budaya aceh dalam coretanku, kali ini saya posting artikel tentang salah satu budaya yang ada di Aceh, artikel ini saya tulis, setelah saya melihat sendiri budaya yang ada di kabupaten Aceh selatan khususnya kecamatan kluet utara.. bagaimana sobat the kandes tertarik?, sebelumnya apa kabar sobat?, pasti baik dong.. ok lah sobat the kandes lansung pada pokok pembahasan...salah satu budaya unik di kecamatan kluet utara adalah potong kambing, budaya ini biasanya bila ada acara pesta perkawinan atau pesta sunat rasul, keunikan budaya ini terletak pada cara masaknya, disini yang masak daging kambing adalah para pemuda yang ada di dalam satu desa, Tuan rumah cuma memberikan satu ekor kambing yang selajutnya di sembelih dan di masak oleh pemuda, sama sekali tidak ada ikut campur tuan rumah, semuanya di kerjakan oleh pemuda.
dalam budaya ini terlihat sekali kekompakan para anak muda, di mulai dari berbagi tugas hingga acara makan bersama pemuda dengan tuan rumah, semua pekerjaan ini di komandoi oleh ketua pemuda, biasanya linto baroe ( pengantin baru ) di sungguhkan humor-humor yang mengundang tawa, menurut saya, inilah salah satu bentuk cara pelepasan masa lajang yang cukup seru. di kecamatan kluet utara juga ada budaya pulang buet, pulang buet adalah acara musyawarah ahli family dengan perangkat desa dan pemuda, setelah musyawarah selesai, semua pekerjaan dan hal-hal menyangkut dengan pesta di serahkan seluruhnya pada
pemuda, pemuda ambil alih seluruh acara pesta yang dimulai dari hari pertama hingga selesai, pada hari kedua pesta, dua orang yang terpilih dari seluruh pemuda jadi ureung peungon lintoe ( orang yang menemani pengantin baru ) dua orang ini bertugas menjaga dan menemani pengantin baru selama pesta hingga acara antat lintoe ( mengantar pengantin ke rumah mempelai perempuan ) tidak hanya itu, seluruh pemuda juga berada di rumah lintoe baroe agar tuan rumah merasa di ayomi oleh seluruh warga desa.
kemeriahan pesta perkawinan terletak pada pemuda dalam mengurus acara, namun biasanya ketua pemuda akan selalu mengontrol setiap anggota pemuda agar menyelesaikan tugas masing-asing dengan baik dan benar.
pada waktu antat lintoe, para pemuda ramai-ramai mengeringi rombongan mempelai pria sampai ke rumah mempelai wanita dengan alunan syair yang indah, sesaat setelah sampai, rombongan di sirami beberapa pantun khas kluet utara hingga sampai 7 kali, setelah selesai, baru para rombongan di persilahkan masuk ke rumah.
di dalam rumah mempelai wanita, pengantin pria di sambut dengan pecah telur di kaki oleh saudara terdekat dari mempelai wanita, untuk menuju ke pelaminan pengantin pria harus melewati jembatan kain terlebih dahulu, setelah semua proses selesai, barulah dua pengantin baru duduk di pelaminan, di atas pelaminan budaya lainnya mengambil alih, maksudnya di peraktekkan budaya kluet lainnya, seperti acara peulot manok ( sabung ayam ) yang terbuat dari nasi, ini simbol kekuatan mempelai pria...
ok sobat, cuma ini saja yang sanggup saya ulas tentang budaya aceh khususnya di kabupaten aceh selatan, kecamatan kluet utara, untuk kekurangan isi artikel ini, saya minta maaf....
No comments:
Post a Comment